Media Sosial, Antara Peluang dan Ancaman dalam Pembentukan Karakter Anak Didik di Tinjau dari Sudut Pandang Pendidikan Islam

  • Ismatul Izza Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan Genggong

Abstract

Media social adalah struktur social yang berasal dari individu-individu dan organisasi yang diikat oleh kesamaan penggunanya. Media social adalah media online (media daring) yang digunakan sebagai sarana pergaulan social secara online di internet. Di media social, para pengguna dapat saling berinteraksi, berkomunikasi, berbagi networking dan berbagai kegiatannya lainnya secara online. Media social dibuat untuk memenuhi syarat manusia karena manusia sebagi mahluk social,diciptakan untuk bersosial. Karena perkembangan zaman semakin maju, yang tujuan utamanya memfasilitasi user atau pengguna media social tersebut agar dapat terhubung dengan seseorang dalam satu Negara, bahkan antar Negara maupun antar benua dengan praktis dan tidak membuang waktu atau memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk bersosialisasi.
Namun pada era modern saat ini, media social tidak hanya berfungsi sebagaimana biasanya, ternyata media-media social memberikan pengaruh-pengaruh terhadap pendidikan karakter anak didik yang menggunaknnya. Entah itu pengaruh positif maupun pengaruh negative seperti pamer di media social.
Berbicara tentang penguatan pembentukan karakter anak didik melalui pendidikan karakter dalam knteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi. Diakui atau tidak diakui saat ini terjadi krisis yang nyata yang menghawatirkan dalam lingkungan sekolah yang melibatkan anak didik.

Kata Kunci: Media Sosial, Pendidikan Karakter, Peluang dan Ancaman.

References

Abdul majid, Dian andayani. Pedidikan karakter dalam perspektif Islam.(Bandung: Insan Cita Utama, 2010)

Ahmad Zayadi, Abdul Majid. Tadzkirah Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Amru Khalid. Tampil menawan Dengan Akhlak Mulia. (Jakarta: Cakrawala Publishing, 2008)

Ahmad Zayadi, Abdul Majid. Tadzkirah Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Pendekatan Kontekstual. (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005)

Fatchul Mu’in. Pedidikan karakter kontruksi teoritik dan praktek. (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011)

Gamble, Teri and Michael. Communication works. Seventh edition.

Islam, M. H. (2015). THORNDIKE THEORY AND IT’S APPLICATION IN LEARNING. Attalim, 1(1), 37-47.

Islam, M. H. (2016). Ibnu Taimiyah and His Concept of Economy. Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam, 5(1), 15-33.

Islam, M. H. (2017). DIVERSITY AND MULTICULTURAL. Humanistika, 3(1), 83-103.

Kaplan, Andreas M. Michael Hienlein (2010) “User of the world, united the challenges and oppurtunities of social media “, Bussines Horizons. 53 (1)

Mochtar Buchori, Character Building dan Pendidikan Kita. Kompas Saifuddin Aman. 8 Pesan Lukman Al-Hakim. (Jakarta: Almawardi Prima, 2008)

Sutarjo, Adisusila. Pembelajaran Nilai-Nilai Karakter. Jakarta,PT. Raja Grafindo persada, 2013

Susanti, S. E.. Spiritual Education: Solusi Terhadap Dekadensi Karakter dan Krisis Spiritualitas di Era Global. Humanistika: Jurnal Keislaman, 2(1), 2016

Published
15-01-2019
How to Cite
Izza, I. (2019). Media Sosial, Antara Peluang dan Ancaman dalam Pembentukan Karakter Anak Didik di Tinjau dari Sudut Pandang Pendidikan Islam. At- Ta’lim : Jurnal Pendidikan, 5(1), 17-37. https://doi.org/10.36835/attalim.v5i1.63
Section
Articles